Rabu, 22 Januari 2014

Typography Art sebagai Alternatif dalam Membuat Desain T-shirt

Typography Art sebagai Alternatif dalam Membuat Desain T-shirt

Sebelum membahas lebih jauh mengenai Typography Art, bagi anda yang merasa asing dengan istilah typography, berikut adalah definisi Typography yang didapat dari sumber Wikipedia. Tipografi atau dalam bahasa Inggris Typography (berasal dari kata bahasa Greek typos = bentuk dan graphein = menulis). Merupakan teknik dan seni mengatur huruf menggunakan gabungan bentuk huruf cetak, size font, ketebalan garis, garis pandu (line leading), jarak aksara, dan ruang huruf untuk menghasilkan hasil seni aturan huruf dalam bentuk fisik atau digital. Tujuan utama tipografi adalah mengatur teks (isi) dalam bentuk yang mudah dibaca dan menarik dipandang.
Dalam perkembangannnya, Tipografi tidak hanya terkait dengan masalah pengaturan huruf belaka, tapi dapat dianggap sebagai sebuah seni di dunia desain grafis. Para Desainer grafis terkadang memasukkan unsur seni tipografi ini kedalam proyek desain mereka demi untuk menambah kesan artisitik dari sebuah karya seni karena dibutuhkan proses yang cukup menyita waktu dan kreativitas untuk menghasilkan sebuah karya desain grafis berupa 'Typography Art'(seni tipografi). Seni tipografi ini banyak diaplikasikan ke dalam berbagai keperluan,baik sebagai sarana komunikasi visual maupun sebagai sebuah karya seni abstrak. Bila anda pernah melihat gambar berupa tulisan yang bertumpuk yang seakan-akan membentuk siluet Justin Bieber melalui iklan sebuah vendor kartu layanan komunikasi lokal, maka itu adalah salah satu contoh real dari sebuah karya seni tipografi. Desain grafis yang berupa permainan tipografi dapat berupa rangkaian huruf-huruf alfabet, baik berupa rangkaian huruf secara acak maupun membentuk sebuah kalimat yang diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan sebuah bentuk visual objek tertentu yang menyerupai siluet, atau dapat juga berupa perpaduan antara huruf dan objek yang dikombinasikan atau dibentuk sedemikian rupa dengan tujuan agar sebuah karya desain grafis sebagai media  komunikasi visual lebih mudah dicerna oleh khalayak umum. Berikut ini adalah contoh beberapa aplikasi 'Typography Art' yang digunakan dalam berbagai keperluan komunikasi visual.


Typography Art sebagai Desain T-shirt
Gambar di samping adalah salah satu hasil karya desain  saya sendiri yang menggunakan Typography Art yang digunakan sebagai desain untuk T-shirt bertuliskan backstabber. Bagi anda yang ingin bereksplorasi  dalam membuat desain tampilan T-shirt agar lebih menarik, tidak ada salahnya untuk mencoba membuat sebuah hasil karya desain berupa Typography Art sebagai salah satu pilihan untuk meningkatkan nilai jual produk busana anda, khususnya jika anda bergelut dalam sektor usaha berbasis Distro di mana produksi T-shirt menjadi andalan produk anda.



Typography Art sebagai Desain Logo

 Logo di samping merupakan hasil karya Typography art yang digunakan sebagai logo sebuah band rock dengan cerdik membentuk huruf  bison dengan mengidentifikasi dari bentuk siluet hewan bison itu sendiri sehingga menghasilkan sebuah karya desain yang simpel namun sarat dengan kreativitas.




Typography Art sebagai desain untuk keperluan advertise (periklanan)

Typography Art dapat menjadi salah satu alternatif dalam membuat sebuah desain terlihat kreatif sekaligus eye catchy. Gambar di samping adalah desain sebuah poster yang menonjolkan Rihana yang notabene seorang penyanyi luar negeri terkenal sebagai objek utama yang dibentuk sedemikian rupa dari sekumpulan abjad sehingga menimbulkan kesan siluet yang fantastis.









Cetak Kaos kreasi sendiri dengan DTG PRINT

Cetak Kaos kreasi sendiri dengan DTG PRINT

Apa itu DTG?
DTG singkatan dari Direct To Garment.
Sesuai namanya DTG printer adalah mesin cetak dengan metode tinta langsung ke kain (garmen) melalui proses pre-treatment dan diakhiri proses heatpress, hasil print akan tercetak bagus. Hasil print tidak akan luntur karena memakai tinta khusus garmen.

Apa perbedaan DTG dengan digital sablon biasa?
Jelas berbeda, terutama dari segi kualitas.
Hasil print digital sablon biasa mudah mengelupas, karena di print tidak langsung ke kain, melainkan ke transfer paper dulu, baru kemudian transfer paper tersebut di press ke kain/kaos.
sedangkan hasil print DTG karena langsung di print permanen ke kain, tidak akan rusak, tidak mengelupas. 

Mengapa memakai DTG print?
Hasil print DTG memiliki kualitas terbaik, teknologi DTG merupakai teknologi modern yang terbaru, berbeda dari sablon konvensional, dan DTG print sudah banyak diaplikasikan oleh vendor-vendor t-shirt di luar negri, bahkan baju-baju branded terkenal di eropa sekarang banyak memakai teknologi DTG ini.

Berapa lama proses pengerjaan print ini?
Kita memerlukan waktu pengerjaan kaos sekitar 3-4 hari kerja, tergantung pesanan.
Dan pada hari raya tertentu, terutama menjelang idul fitri, kita memerlukan waktu lebih lama dikarenakan jumlah order yang bertambah dan stok kaos polos yang lebih sulit didapat pada hari raya tertentu.
Jadi sangat diharapkan kesabaran dari setiap customer.

Jenis-Jenis Desain Busana

Jenis-Jenis Desain Busana

Secara umum desain busana dapat dibagi 2 yaitu desain struktur (structural design) dan desain hiasan (decorative design).

1. Desain Struktur (Struktural Design)
Desain struktur pada busana disebut juga dengan siluet busana (silhoutte). Siluet adalah garis luar dari suatu pakaian, tampa bagian-bagian atau detail seperti lipit, kerut, kelim, kup dan lain-lain. Namun jika detail ini ditemukan pada desain struktur fungsinya hanyalah sebagai pelengkap.
Berdasarkan garis-garis yang dipergunakan, siluet dapat dibedakan atas beberapa bagian yang ditunjukkan dalam bentuk huruf. Dalam bidang busana dikenal beberapa siluet yaitu :

a. Siluet A
Merupakan pakaian yang mempunyai model bagian atas kecil, dan bagian bawah besar. Bisa juga tidak mempunyai lengan.
b. Siluet Y
Merupakan model pakaian dengan model bagian atas lebar tetapi bagian bawah atau rok mengecil.
c. Siluet I
Merupakan pakaian yang mempunyai model bagian atas besar atau lebar, bagian badan atau tengah lurus dan bagian bawah atau rok besar.

d. Siluet S
Merupakan pakaian yang mempunyai model dengan bagian atas besar , bagian pinggang kecil dan bagian bawah atau rok besar.

e. Siluet T
Merupakan pakaian yang mempunyai desain garis leher kecil, ukuran lengan panjang dan bagian bawah atau rok kecil.

f. Siluet L
Merupakan bentuk pakaian variasi dari berbagai siluet, dapat diberikan tambahan dibagian belakang dengan bentuk yang panjang/drapery. Bentuk ini biasanya terlihat pada pakaian pengantin barat.

2. Desain Hiasan (Decorative Design)
Penggunaan Desain Hiasan mempunyai tujuan untuk menambah keindahan desain struktur atau siluet. Desain hiasan dapat berupa krah, saku, renda, sulaman, kancing hias, bis dan lain-lain.
Desain Hiasan harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut yaitu :
a. Hiasan harus dipergunakan secara terbatas atau tidak berlebihan.
b. Letak hiasan harus disesuaikan dengan bentuk strukturnya.
c. Cukup ruang untuk latar belakang, yang memberikan efek kesederhanaan dan keindahan terhadap desain tersebut.
d. Bentuk latar belakang harus dipelajari secara teliti dan sama indahnya dengan penempatan pola-pola pada benda tersebut.
e. Hiasan harus cocok dengan bahan desain strukturnya dan sesuai dengan cara pemeliharaannya.

Artikel Bordir dan Sulam Indonesia

Artikel Bordir dan Sulam Indonesia

Bordir sulaman dekoratif atau dibuat di atas kain atau bahan lainnya dengan jarum jahit dan benang. Selain benang, bordir atau ornamen bordir untuk menggunakan bahan-bahan seperti besi tua, mutiara, manik-manik, bulu burung, dan payet.
Tradisional bordir di atas karpet Kazakhstan.
Di antara jenis tusukan yang umum dikenal dalam bordir tusuk rantai, jelujur pin, menjahit dan menjahit ujung lintas. Selain yang dijahit tangan, bordir dibuat dengan mesin jahit dan mesin bordir komputer jahit.

Kain dan benang yang digunakan untuk seni bordir bervariasi menurut tempat dan negara. Sejak ribuan tahun lalu, benang dari kain atau wol, linen, dan sutra telah digunakan untuk 
membuat bordir. Selain dari benang wol, linen, dan sutra, bordir modern dengan menggunakan benang sulaman dari kapas atau rayon.

Bordir bordir pita yang menggunakan rekaman berbagai ukuran dan bahan untuk membuat motif bunga. Rekaman itu memberikan efek tiga dimensi karena ukuran pita yang lebih besar dari benang. Hasilnya juga bordir pita yang lebih dekoratif karena bahan pita yang lebih beragam.

Hasil akhir dari bordir dapat dibagi menjadi:
    -Sulam-rata: bordir datar dengan permukaan kain
    -Sulam-overlay (kerawang): hasil bordir dengan lubang, misalnya untuk taplak meja dan kebaya pinggiran kota
    -Sulam muncul: bordir membentuk gelombang pada permukaan kain sesuai dengan kurva gambar.

1. Jenis
Kruistik pada taplak meja dari Hungaria, pertengahan abad ke-20.
    Sulam bebas atau benang bordir
    di thread bordir, benang pada kain dijahit dengan pola kain tenun untuk diabaikan. Teknik ini digunakan dalam wol bordir bordir bordir tradisional seperti China dan Jepang.
    -Sulam menghitung jahitan
    Bordir dibuat saat menghitung jumlah jahitan dibuat. Bordir dilakukan pada kain seperti tenunan sejajar ke kanvas, kain aida, strimin kain, dan linen. Jenis bordir yang mencakup jumlah bordir stitch adalah kruistik, bordir Assisi, sulaman dan bekerja hitam.

Sekilas mengenai Peran Desain dalam sebuah Produk Busana

Sekilas mengenai Peran Desain dalam sebuah Produk Busana

Berbicara mengenai dunia Konveksi, pastilah tidak terlepas dari desain  yang merupakan salah satu elemen penting yang dapat  meningkatkan nilai jual dari produk yang kita pasarkan. Desain yang dimaksud disini dapat berupa desain model pakaian sebagai bentuk dasar dari produk konveksi yang kita produksi semisal desain model busana muslim, desain busana wanita, desain t-shirt, desain kemeja  dan lain-lain. Kemudian, agar produk yang kita  produksi memiliki daya jual yang tinggi maka pada tahap produksi berikutnya kita harus memikirkan desain pendukung dari produk yang akan kita pasarkan sehingga nantinya buyer/pembeli memiliki interest lebih terhadap produk yang kita pasarkan. Kita ambil 
contoh apabila kita memproduksi busana muslim wanita. Produk busana muslim yang yang memiliki tampilan desain yang didukung dengan aksesoris tambahan akan memiliki daya jual lebih tinggi daripada produk busana muslim yang diproduksi seadanya. Yang dimaksud maksud dengan aksesoris tambahan dapat berupa hiasan bordir, payet atau bisa juga berupa dekorasi jahitan semisal variasi neci, bordir, semok jahitan dan masih banyak lagi aksesoris lainnya yang bisa ditambahkan untuk mendongkrak nilai jual produk yang kita pasarkan, jika kita berbicara mengenai desain busana muslim.
Selain desain yang berupa aksesoris atau variasi jahitan, desain grafis pun memiliki peran yang cukup penting bila kita ingin memasarkan produk semisal T-shirt, jumper, kemeja kaos, sweater  dan lain-lain.  Desain grafis di sini adalah bentuk tampilan desain yang berupa tulisan atau gambar yang ditambahkan ke dalam produk busana yang kita produksi sehingga terlihat lebih menarik, dan sekali lagi dapat menjadikan busana yang kita produksi memiliki daya jual yang tinggi sehingga konsumen lenih tertarik untuk membeli produk busana yang kita pasarkan. Dalam perkembangannya, ketika kita akan memproduksi sebuah produk busana yang berhubungan dengan desain grafis, maka tidak lepas dari  dunia persablonan yang mana untuk dapat menambahkan tampilan pendukung dari sebuah produk busana yang berupa gambar atau tulisan, maka dalam proses produksi, proses sablon menjadi salah satu kunci utama yang dapat berpengaruh dalam hasil akhir dari sebuah produk busana yang akan kita pasarkan. Mudah-mudahan dalam pembahasan selanjutnya, kita dapat membahas lebih jauh mengenai trend-trend  yang sedang marak di dalam dunia konveksi, baik trend dari dalam negeri maupun luar negeri yang berhubungannya dengan desain sebuah produk busana.

Desain T-shirt bertema Vector Pop Art

      Perk

Desain T-shirt bertema Vector Pop Art

embangan di dunia konveksi tanah air mendorong banyak kalangan muda yang berinisiatif untuk membuka bisnis yang berbasis clothing atau distro yang kian menjamur di berbagai pelosok negeri ini. Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan distro-distro tanah air secara tidak langsung menjadi sebuah acuan bagi trend berbusana di kalangan anak muda.Pada artikel kali ini kita akan coba membahas topik mengenai salah satu  style karakter desain grafis yang sering kita jumpai  pada desain  sebuah T-shirt distro. Mudah-mudahan dapat menjadi
referensi bagi anda yang memiliki minat untuk membuka usaha berbasis distro sebagai acuan dalam membuat desain gambar tampilan pada T-shirt atau hanya sekedar menjadi sebuah informasi bila anda iseng ingin membuat desain kaos menurut gaya anda sendiri.
      Mungkin  anda pernah secara sengaja atau tidak sengaja melihat desain  gambar pada sebuah T-shirt yang  berwarna-warni dengan beragam objek yang saling bertumpukan atau bahkan bertimpangan satu sama lain, atau malah objek-objek tersebut
tersusun rapi dengan pola tertentu  yang secara tidak sadar memberikan suatu kesan artistik terhadap tampilan gambar tersebut. Atau jangan-jangan anda sendiri pun memiliki kaos yang memiliki desain gambar yang ciri-cirinya sama seperti yang saya paparkan di atas ? Dalam dunia Desain Grafis, hasil karya desain seperti itu biasa disebut dengan gaya 'Vector Pop Art'. Biasanya para seniman Vector Pop Art membuat karya mereka dengan bantuan software pengolah gambar berbasis vektor seperti  Coreldraw atau Adobe Ilustrator. Pada perkembangannya, sering kita jumpai karya 'Vector Pop Art yang menggunakan objek berupa siluet anggota tubuh manusia, hewan, tumbuhan dan benda-benda abstrak lainnya yang dibuat sedemikian rupa dengan komposisi warna saling bertabrakan satu sama lain sehingga lebih  menyerupai style surrealis seperti yang terdapat pada aliran seni lukis.

Tips dan Trik dalam Membuat Desain Busana

Tips dan Trik dalam Membuat Desain Busana

     Cara terbaik untuk menunjukkan ekspresi diri dengan cara adalah merancang beberapa pakaian Anda sendiri. Hal ini sangat menarik dan mungkin bermanfaat bagi Anda. Jika Anda adalah seorang penjahit yang cukup bagus, Anda mungkin beruntung. Memeriksa beberapa tips fashion di bawah ini untuk memulai menjahit pakaian Anda sendiri
     Langkah awal adalah mulai meletakkan beberapa ide di atas kertas. Ambil pensil dan kertas dan mulai menjelaskan beberapa ide-ide desain Anda pakaian. Jika Anda bukan perancang busana, mencoba untuk menarik potongan-potongan individual pakaian. Cara itu cukup sederhana untuk menarik dan akan memberikan Anda ide yang baik dan potensi untuk mencampur dan mencocokkan potongan-potongan gambar Anda.

     Ada desainer ternama di dunia fashion dan perhiasan yang telah mencoba untuk memperkenalkan sebuah model desain untuk masyarakat. Antusiasme pasar akan membawa Anda ke kesuksesan.Cobalah sering melakukan penelitian di Internet dan mencari tahu desain lainnya yang booming. Terus berpikir dan mengembangkan ide-ide yang baik. Cobalah mengubah Anda terlihat gaya dan model desain fashion kali sebelumnya dan mencoba mengkolaborasi dengan era mode. Akibatnya cara ini dapat menyebabkan imajinasi Anda dalam menggambar pola untuk desain fashion Anda sendiri. Bila Anda desain pakaian Anda sendiri, Anda harus menyadari kemana arah fashion desain kreasi anda.Cobalah untuk membuat busana Anda sendiri pola desain, karena ini sangat penting untuk menunjukkan identitas pakaian Anda, semakin banyak pilihan Anda akan lebih sulit untuk memilih, cobalah untuk fokus pada satu pola desain. Promosi dan memperluas upaya Anda untuk menyebarkan tentang layanan toko pakaian desain dan mengarahkan mereka ke situs web Anda. Utama dan sangat penting, Anda menikmati dan senang dengan apa yang Anda lakukan. Jika Anda cukup percaya diri dan memiliki bakat besar, pasar yang tepat pada akhirnya akan datang kepada Anda.